Author: admin

  • PBNU Apresiasi Langkah Kapolri Suyudi Berantas Narkoba dan Dorong Transformasi Polri

    PBNU Apresiasi Langkah Kapolri Suyudi Berantas Narkoba dan Dorong Transformasi Polri

    Jakarta – Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyatakan dukungannya terhadap upaya Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam memberantas peredaran narkoba serta memperkuat reformasi pelayanan dan penegakan hukum di lingkungan Polri.

    Gus Ipul menilai operasi pemberantasan narkoba yang dilakukan di sejumlah kawasan, termasuk Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat, pada 9 Oktober 2026, menjadi langkah strategis untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkotika. Bahaya narkoba dinilai tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga dapat merusak kehidupan keluarga dan mengancam masa depan bangsa. Hal tersebut disampaikan pada Minggu (11/10/2026).

    Menurutnya, pemberantasan narkoba perlu dijalankan secara berkelanjutan dengan pendekatan yang menyeluruh. Penindakan terhadap pelaku peredaran narkoba perlu diimbangi dengan langkah pencegahan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pesantren, institusi pendidikan, dan tokoh agama.

    Selain mendukung upaya pemberantasan narkoba, Gus Ipul juga menyambut baik langkah transformasi Polri yang diarahkan pada penguatan akuntabilitas, peningkatan transparansi dalam pelayanan publik, serta pembentukan budaya kerja yang profesional dalam menjalankan tugas kepolisian.

    Ia menilai bahwa penanganan persoalan narkoba dan berbagai permasalahan sosial lainnya membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Sinergi lintas sektor diperlukan agar langkah pencegahan maupun penanganan dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

    Sebagai organisasi Islam yang memiliki jaringan pesantren dan ulama di berbagai daerah, PBNU menyatakan kesiapannya untuk turut berperan dalam upaya melindungi anak-anak dan generasi muda dari berbagai pengaruh negatif. Ancaman tersebut mencakup penyalahgunaan narkoba, praktik judi online, serta persoalan sosial lain yang berpotensi merusak kehidupan masyarakat.

    Gus Ipul juga berharap pemberantasan narkoba yang disertai transformasi di tubuh Polri tidak berhenti pada pelaksanaan program dan kebijakan semata. Upaya tersebut diharapkan menghasilkan perubahan konkret dalam pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

    Dukungan PBNU ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat penegak hukum, organisasi keagamaan, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman serta melindungi generasi muda dari ancaman narkoba dan berbagai persoalan sosial lainnya.

     

  • PBNU Apresiasi Langkah Kapolri Suyudi Berantas Narkoba dan Dorong Transformasi Polri

    PBNU Apresiasi Langkah Kapolri Suyudi Berantas Narkoba dan Dorong Transformasi Polri

    Jakarta – Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyatakan dukungannya terhadap upaya Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam memberantas peredaran narkoba serta memperkuat reformasi pelayanan dan penegakan hukum di lingkungan Polri.

    Gus Ipul menilai operasi pemberantasan narkoba yang dilakukan di sejumlah kawasan, termasuk Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat, pada 9 Oktober 2026, menjadi langkah strategis untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkotika. Bahaya narkoba dinilai tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga dapat merusak kehidupan keluarga dan mengancam masa depan bangsa. Hal tersebut disampaikan pada Minggu (11/10/2026).

    Menurutnya, pemberantasan narkoba perlu dijalankan secara berkelanjutan dengan pendekatan yang menyeluruh. Penindakan terhadap pelaku peredaran narkoba perlu diimbangi dengan langkah pencegahan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pesantren, institusi pendidikan, dan tokoh agama.

    Selain mendukung upaya pemberantasan narkoba, Gus Ipul juga menyambut baik langkah transformasi Polri yang diarahkan pada penguatan akuntabilitas, peningkatan transparansi dalam pelayanan publik, serta pembentukan budaya kerja yang profesional dalam menjalankan tugas kepolisian.

    Ia menilai bahwa penanganan persoalan narkoba dan berbagai permasalahan sosial lainnya membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Sinergi lintas sektor diperlukan agar langkah pencegahan maupun penanganan dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

    Sebagai organisasi Islam yang memiliki jaringan pesantren dan ulama di berbagai daerah, PBNU menyatakan kesiapannya untuk turut berperan dalam upaya melindungi anak-anak dan generasi muda dari berbagai pengaruh negatif. Ancaman tersebut mencakup penyalahgunaan narkoba, praktik judi online, serta persoalan sosial lain yang berpotensi merusak kehidupan masyarakat.

    Gus Ipul juga berharap pemberantasan narkoba yang disertai transformasi di tubuh Polri tidak berhenti pada pelaksanaan program dan kebijakan semata. Upaya tersebut diharapkan menghasilkan perubahan konkret dalam pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

    Dukungan PBNU ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat penegak hukum, organisasi keagamaan, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman serta melindungi generasi muda dari ancaman narkoba dan berbagai persoalan sosial lainnya.

     

  • Pastikan Kondusif Kapolda Metro Jaya Pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden Mesir

    Kapolda Metro Jaya Pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden Mesir

    Konten ini dibuat oleh pengguna Kompasiana. Seluruh isi menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan resmi redaksi Kompas.
    Sumber: tim Humas PMJ

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran melaksanakan pengamanan kunjungan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kenegaraan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

    Dalam pelaksanaannya, jajaran Polda Metro Jaya menunjukkan kesiapsiagaan dan dedikasi dalam menjalankan tugas pengamanan. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menjaga keamanan serta mendukung kelancaran kegiatan kenegaraan.

    Pengamanan kunjungan tamu negara menjadi salah satu bentuk tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi negara dan masyarakat. Koordinasi serta kesiapan personel menjadi bagian penting untuk memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana.

    Melalui pelaksanaan tugas tersebut, Polda Metro Jaya terus menegaskan komitmennya untuk hadir secara profesional dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama berlangsungnya kegiatan kenegaraan.

    Dedikasi dan kesiapsiagaan personel diharapkan terus menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas kepolisian, sejalan dengan semangat Polri Bersama Masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada bangsa dan negara.

    #KapoldaMetroJaya #PoldaMetroJaya #PolriBersamaMasyarakat #PengamananVVIP #SahabatDa

     

  • Pastikan Kondusif Kapolda Metro Jaya Pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden Mesir

    Kapolda Metro Jaya Pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden Mesir

    Konten ini dibuat oleh pengguna Kompasiana. Seluruh isi menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan resmi redaksi Kompas.
    Sumber: tim Humas PMJ

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran melaksanakan pengamanan kunjungan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kenegaraan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

    Dalam pelaksanaannya, jajaran Polda Metro Jaya menunjukkan kesiapsiagaan dan dedikasi dalam menjalankan tugas pengamanan. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menjaga keamanan serta mendukung kelancaran kegiatan kenegaraan.

    Pengamanan kunjungan tamu negara menjadi salah satu bentuk tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi negara dan masyarakat. Koordinasi serta kesiapan personel menjadi bagian penting untuk memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana.

    Melalui pelaksanaan tugas tersebut, Polda Metro Jaya terus menegaskan komitmennya untuk hadir secara profesional dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama berlangsungnya kegiatan kenegaraan.

    Dedikasi dan kesiapsiagaan personel diharapkan terus menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas kepolisian, sejalan dengan semangat Polri Bersama Masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada bangsa dan negara.

    #KapoldaMetroJaya #PoldaMetroJaya #PolriBersamaMasyarakat #PengamananVVIP #SahabatDa

     

  • Pastikan Kondusif Kapolda Metro Jaya Pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden Mesir

    Kapolda Metro Jaya Pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden Mesir

    Konten ini dibuat oleh pengguna Kompasiana. Seluruh isi menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan resmi redaksi Kompas.
    Sumber: tim Humas PMJ

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran melaksanakan pengamanan kunjungan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kenegaraan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

    Dalam pelaksanaannya, jajaran Polda Metro Jaya menunjukkan kesiapsiagaan dan dedikasi dalam menjalankan tugas pengamanan. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menjaga keamanan serta mendukung kelancaran kegiatan kenegaraan.

    Pengamanan kunjungan tamu negara menjadi salah satu bentuk tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi negara dan masyarakat. Koordinasi serta kesiapan personel menjadi bagian penting untuk memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana.

    Melalui pelaksanaan tugas tersebut, Polda Metro Jaya terus menegaskan komitmennya untuk hadir secara profesional dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama berlangsungnya kegiatan kenegaraan.

    Dedikasi dan kesiapsiagaan personel diharapkan terus menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas kepolisian, sejalan dengan semangat Polri Bersama Masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada bangsa dan negara.

    #KapoldaMetroJaya #PoldaMetroJaya #PolriBersamaMasyarakat #PengamananVVIP #SahabatDa

     

  • Sambangi SDN Gunung 01, Kapolda Metro Jaya Ajak Siswa Cegah Perundungan

    Sambangi SDN Gunung 01, Kapolda Metro Jaya Ajak Siswa Cegah Perundungan

    Foto: Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto berkunjung ke SDN Gunung 01 Kebayoran Baru, Jaksel. (dok. Polda Metro Jaya)

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto mengajak siswa Sekolah Dasar (SD) untuk berani speak up jika terjadi bullying. Jenderal bintang tiga itu juga mengimbau para siswa untuk saling peduli dan menanamkan kasih sayang terhadap sesama teman.
    Hal itu disampaikan oleh Komjen Dadang Hartanto saat berkunjung ke SDN Gunung 01 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2026). Dalam kunjungannya, Komjen Dadang didampingi oleh sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Metro Jaya.

    Pada kesempatan itu, Kapolda memberikan edukasi kepada para pelajar SD tentang bullying atau perundungan. Dalam pencegahan perundungan, siswa dikenalkan pada berbagai bentuk tindakan yang dapat menyakiti teman, mulai dari memukul, mengejek, mengucilkan, hingga mempermalukan melalui media sosial.

    Selain itu, anak-anak juga diingatkan untuk tidak ikut menertawakan teman yang mengalami perundungan, melainkan membantu dengan cara yang aman dan segera memberitahukannya kepada guru.

    “Bercerita bukan mengadu, tetapi mencari pertolongan,” demikian pesan Kapolda dalam penyuluhan.

    Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto berkunjung ke SDN Gunung 01 Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (12/10/2026). Foto: dok. Polda Metro Jaya
    Kapolda juga mendorong anak-anak agar berani meminta bantuan kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya ketika mengalami perundungan, tersesat, maupun menghadapi kesulitan. Layanan Polisi 110 turut dikenalkan sebagai sarana meminta bantuan kepolisian yang dapat dihubungi dengan pendampingan guru atau orang tua.

    Kegiatan tersebut menjadi komitmen ‘Polisi Bersama Masyarakat’. Kegiatan ini juga menjadi bagian edukasi untuk membentuk karakter anak-anak bangsa sebagai generasi penerus di masa yang akan datang.

    Pembentukan karakter turut dikenalkan melalui perilaku sederhana di sekolah dan tempat umum, seperti membiasakan antre, menghormati orang lain, mengingatkan kesalahan dengan cara yang baik, serta menolong teman yang mengalami kesulitan. Anak-anak diajak menghargai perbedaan, bermain bersama tanpa mengucilkan siapa pun, dan berani meminta maaf serta memperbaiki diri ketika berbuat salah.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menekankan pentingnya dukungan guru dan orang tua agar anak merasa aman untuk menyampaikan masalah serta memperoleh bantuan yang tepat.

    “Sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, edukasi ini diharapkan mempererat kerja sama kepolisian, sekolah, dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Setiap anak perlu merasa didengar dan mengetahui bahwa mereka tidak harus menghadapi kesulitan seorang diri,” kata Budi Hermanto.

  • Pastikan Kondusif Kapolda Metro Jaya Pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden Mesir

    Kapolda Metro Jaya Pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden Mesir

    Konten ini dibuat oleh pengguna Kompasiana. Seluruh isi menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan resmi redaksi Kompas.
    Sumber: tim Humas PMJ

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran melaksanakan pengamanan kunjungan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kenegaraan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

    Dalam pelaksanaannya, jajaran Polda Metro Jaya menunjukkan kesiapsiagaan dan dedikasi dalam menjalankan tugas pengamanan. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menjaga keamanan serta mendukung kelancaran kegiatan kenegaraan.

    Pengamanan kunjungan tamu negara menjadi salah satu bentuk tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi negara dan masyarakat. Koordinasi serta kesiapan personel menjadi bagian penting untuk memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana.

    Melalui pelaksanaan tugas tersebut, Polda Metro Jaya terus menegaskan komitmennya untuk hadir secara profesional dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama berlangsungnya kegiatan kenegaraan.

    Dedikasi dan kesiapsiagaan personel diharapkan terus menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas kepolisian, sejalan dengan semangat Polri Bersama Masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada bangsa dan negara.

    #KapoldaMetroJaya #PoldaMetroJaya #PolriBersamaMasyarakat #PengamananVVIP #SahabatDa

     

  • Kapolda Metro Jaya Pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden Mesir

    Kapolda Metro Jaya Pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden Mesir

    Konten ini dibuat oleh pengguna Kompasiana. Seluruh isi menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan resmi redaksi Kompas.
    Sumber: tim Humas PMJ

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran melaksanakan pengamanan kunjungan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kenegaraan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

    Dalam pelaksanaannya, jajaran Polda Metro Jaya menunjukkan kesiapsiagaan dan dedikasi dalam menjalankan tugas pengamanan. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menjaga keamanan serta mendukung kelancaran kegiatan kenegaraan.

    Pengamanan kunjungan tamu negara menjadi salah satu bentuk tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi negara dan masyarakat. Koordinasi serta kesiapan personel menjadi bagian penting untuk memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana.

    Melalui pelaksanaan tugas tersebut, Polda Metro Jaya terus menegaskan komitmennya untuk hadir secara profesional dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama berlangsungnya kegiatan kenegaraan.

    Dedikasi dan kesiapsiagaan personel diharapkan terus menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas kepolisian, sejalan dengan semangat Polri Bersama Masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada bangsa dan negara.

    #KapoldaMetroJaya #PoldaMetroJaya #PolriBersamaMasyarakat #PengamananVVIP #SahabatDa

     

  • Kapolda Metro Dorong Siswa Korban Perundungan Berani Lapor dan Minta Tolong

    Kapolda Metro Dorong Siswa Korban Perundungan Berani Lapor dan Minta Tolong

    Foto: Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto berkunjung ke SDN Gunung 01 Kebayoran Baru, Jaksel. (dok. Polda Metro Jaya)

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto mengajak siswa Sekolah Dasar (SD) untuk berani speak up jika terjadi bullying. Jenderal bintang tiga itu juga mengimbau para siswa untuk saling peduli dan menanamkan kasih sayang terhadap sesama teman.
    Hal itu disampaikan oleh Komjen Dadang Hartanto saat berkunjung ke SDN Gunung 01 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2026). Dalam kunjungannya, Komjen Dadang didampingi oleh sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Metro Jaya.

    Pada kesempatan itu, Kapolda memberikan edukasi kepada para pelajar SD tentang bullying atau perundungan. Dalam pencegahan perundungan, siswa dikenalkan pada berbagai bentuk tindakan yang dapat menyakiti teman, mulai dari memukul, mengejek, mengucilkan, hingga mempermalukan melalui media sosial.

    Selain itu, anak-anak juga diingatkan untuk tidak ikut menertawakan teman yang mengalami perundungan, melainkan membantu dengan cara yang aman dan segera memberitahukannya kepada guru.

    “Bercerita bukan mengadu, tetapi mencari pertolongan,” demikian pesan Kapolda dalam penyuluhan.

    Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto berkunjung ke SDN Gunung 01 Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (12/10/2026). Foto: dok. Polda Metro Jaya
    Kapolda juga mendorong anak-anak agar berani meminta bantuan kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya ketika mengalami perundungan, tersesat, maupun menghadapi kesulitan. Layanan Polisi 110 turut dikenalkan sebagai sarana meminta bantuan kepolisian yang dapat dihubungi dengan pendampingan guru atau orang tua.

    Kegiatan tersebut menjadi komitmen ‘Polisi Bersama Masyarakat’. Kegiatan ini juga menjadi bagian edukasi untuk membentuk karakter anak-anak bangsa sebagai generasi penerus di masa yang akan datang.

    Pembentukan karakter turut dikenalkan melalui perilaku sederhana di sekolah dan tempat umum, seperti membiasakan antre, menghormati orang lain, mengingatkan kesalahan dengan cara yang baik, serta menolong teman yang mengalami kesulitan. Anak-anak diajak menghargai perbedaan, bermain bersama tanpa mengucilkan siapa pun, dan berani meminta maaf serta memperbaiki diri ketika berbuat salah.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menekankan pentingnya dukungan guru dan orang tua agar anak merasa aman untuk menyampaikan masalah serta memperoleh bantuan yang tepat.

    “Sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, edukasi ini diharapkan mempererat kerja sama kepolisian, sekolah, dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Setiap anak perlu merasa didengar dan mengetahui bahwa mereka tidak harus menghadapi kesulitan seorang diri,” kata Budi Hermanto.

  • Kapolda Metro Dorong Siswa Korban Perundungan Berani Lapor dan Minta Tolong

    Kapolda Metro Dorong Siswa Korban Perundungan Berani Lapor dan Minta Tolong

    Foto: Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto berkunjung ke SDN Gunung 01 Kebayoran Baru, Jaksel. (dok. Polda Metro Jaya)

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto mengajak siswa Sekolah Dasar (SD) untuk berani speak up jika terjadi bullying. Jenderal bintang tiga itu juga mengimbau para siswa untuk saling peduli dan menanamkan kasih sayang terhadap sesama teman.
    Hal itu disampaikan oleh Komjen Dadang Hartanto saat berkunjung ke SDN Gunung 01 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2026). Dalam kunjungannya, Komjen Dadang didampingi oleh sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Metro Jaya.

    Pada kesempatan itu, Kapolda memberikan edukasi kepada para pelajar SD tentang bullying atau perundungan. Dalam pencegahan perundungan, siswa dikenalkan pada berbagai bentuk tindakan yang dapat menyakiti teman, mulai dari memukul, mengejek, mengucilkan, hingga mempermalukan melalui media sosial.

    Selain itu, anak-anak juga diingatkan untuk tidak ikut menertawakan teman yang mengalami perundungan, melainkan membantu dengan cara yang aman dan segera memberitahukannya kepada guru.

    “Bercerita bukan mengadu, tetapi mencari pertolongan,” demikian pesan Kapolda dalam penyuluhan.

    Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto berkunjung ke SDN Gunung 01 Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (12/10/2026). Foto: dok. Polda Metro Jaya
    Kapolda juga mendorong anak-anak agar berani meminta bantuan kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya ketika mengalami perundungan, tersesat, maupun menghadapi kesulitan. Layanan Polisi 110 turut dikenalkan sebagai sarana meminta bantuan kepolisian yang dapat dihubungi dengan pendampingan guru atau orang tua.

    Kegiatan tersebut menjadi komitmen ‘Polisi Bersama Masyarakat’. Kegiatan ini juga menjadi bagian edukasi untuk membentuk karakter anak-anak bangsa sebagai generasi penerus di masa yang akan datang.

    Pembentukan karakter turut dikenalkan melalui perilaku sederhana di sekolah dan tempat umum, seperti membiasakan antre, menghormati orang lain, mengingatkan kesalahan dengan cara yang baik, serta menolong teman yang mengalami kesulitan. Anak-anak diajak menghargai perbedaan, bermain bersama tanpa mengucilkan siapa pun, dan berani meminta maaf serta memperbaiki diri ketika berbuat salah.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menekankan pentingnya dukungan guru dan orang tua agar anak merasa aman untuk menyampaikan masalah serta memperoleh bantuan yang tepat.

    “Sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, edukasi ini diharapkan mempererat kerja sama kepolisian, sekolah, dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Setiap anak perlu merasa didengar dan mengetahui bahwa mereka tidak harus menghadapi kesulitan seorang diri,” kata Budi Hermanto.